23 August 2008

Membuat ID CARD (PVC)

Posted in printing tagged at 2:16 pm by masche

Berikut proses membuat ID Card :

1. Buat desain ID Card di Corel / Photoshop

2. Print design ID Card menggunakan PVC TRANSPARANT dengan posisi mirror / terbalik ( print dibagian PVC yang buram / doff )

3. Lepaskan pelidung plastik tipis diatas permukaan PVC PUTIH

4. Tempelkan hasil prin PVC TRANSPARAN ( Posisi gambar tidak terbalik ) diatas PVC PUTIH

5. Gunakan 2 lembar PVC TRANSPARANT untuk design 10 kartu ( 1 lembar design depan dan 1 lembar design belakang )

6. Sisipkan PVC PUTIH diantara kedua design pada PVC TRANSPARANT

7. Atur suhu 120 s/d 180 derajat pada mesin laminating

8. Nyalakan ketiga tombol, tunggu sampai lampu hijau menyala

9. Laminating PVC TRANSPARANT dan PVC PUTIH

10. Potong menjadi 2 bagian hasil LAMINATING ( 10 cm x 29 cm )

11. Gunakan mesin potong ID Card

12. Untuk hasil mengkilap, lepaskan pelindung plastik tipis pada permukaan kartu yang telah dipotong

13. Proses selesai SUKSES !

16 August 2008

Tips Perawatan Komputer

Posted in Per-komputer-an tagged , , at 4:50 pm by masche

Tips Perawatan Komputer

Ada beberapa cara untuk merawat komputer Anda, mulai dari segi software dan hardware. Berikut cara-caranya:

1. Defrag harddisk secara berkala. Fungsi defrag adalah untuk menata dan mengurutkan file-file harddisk berdasarkan jenis file/data sedemikian rupa sehingga akan mempermudah proses read/write sehingga beban kerja akan lebih ringan yg akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk. Caranya klik menu Start > Program > Accesories > System Tool > Disk DefragmenterSaat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada program lain yg berjalan termasuk screensaver karena akan mengacaukan fungsi defrag ini.

2. Aktifkan screensaver Selain bersifat estetis, screensaver mempunyai fungsi lain yg penting. Monitor CRT juga televisi menggunakan fosfor untuk menampilkan gambar. Kalau monitor menampilkan gambar yg sama untuk beberapa saat maka ada fosfor yang menyala terus menerus. Hal ini dapat mengakibatkan monitor bermasalah yaitu gambar menjadi redup/kurang jelas. Lain halnya jika monitor Anda adalah LCD, LED yg sudah dilengkapi dengan energy saving, maka screensaver tidak terlalu dibutuhkan lagi.
Cara+ mengaktifkan screensaver dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya klik Start > Control Panel > Display > klik tab screensaver, kemudian pilih sesuai selera Anda.

3. Ventilasi yang cukup Tempatkan monitor maupun CPU sedemikian rupa sehingga ventilasi udara dari dan ke monitor / CPU cukup lancar. Ventilasi yg kurang baik akan menyebabkan panas berlebihan sehingga komponen/rangkaian elektronik di dalamnya akan menjadi cepat panas sehingga dapat memperpendek umur komponen tsb. Oleh karena itu usahakan jarak antara monitor/CPU dengan dinding/tembok minimal 30 cm. Kalau perlu pasang kipas angin di dalam ruangan.

4. Pakailah UPS atau stavolt.Pakailah UPS untuk mengantisipasi listrik mati secara tiba-tiba yg dapat mengakibatkan kerusakan pada harddisk. Kalau terpaksa tidak ada UPS, pakailah Stavolt untuk mengantisipasi naik turunnya tegangan listrik.

5. Tutup / close program yg tidak berguna Setiap program yg diload atau dijalankan membutuhkan memory (RAM) sehingga semakin banyak program yg dijalankan semakin banyak memory yg tersita. Hal ini selain dapat menyebabkan komputer berjalan lambat (lelet) juga beban kerja menjadi lebih berat yg akhirnya dapat memperpendek umur komponen/komputer.
6. Install program antivirus dan update secara berkala Untuk dapat mengenali virus/trojan2 baru sebaiknya update program antivirus secara berkala. Virus yg terlanjur menyebar di komputer dapat membuat Anda menginstall ulang komputer. Hal ini selain membutuhkan biaya juga akan menyebabkan harddisk Anda akan lebih cepat rusak dibanding apabila tidak sering diinstall ulang.

7. Bersihkan Recycle Bin secara rutinSebenarnya file/folder yg kita hapus tidak langsung hilang dari harddisk karena akan ditampung dahulu di Recycle Bin ini dengan maksud agar suatu saat apabila Anda masih membutuhkannya dapat mengembalikan lagi. Recycle Bin yg sudah banyak juga akan menyita ruang harddisk yg dapat menyebabkan pembacaan harddisk jadi lelet.Caranya jalankan Windows Explorer > klik Recycle Bin > klik File > klik Empty Recyle BinAtau Anda dapat menjalankan fungsi Disk Cleanup Caranya Klik Start > Program > Accessories > System Tool > Disk Cleanup > kemudian pilih drive yg mau dibersihkan > setelah itu centangilah opsi Recycle Bin kalau perlu centangi juga yg lain (seperti temporary file, temporary internet file), setelah klik OK.

8. Jangan meletakkan Speacker Active terlalu dekat dengan monitorKarena medan magnet yang ada pada speacker tersebut akan mempengaruhi monitor yaitu warna monitor menjadi tidak rata atau belang-belang.

9. Uninstall atau buang program yg tidak bergunaRuang harddisk yg terlalu banyak tersita akan memperlambat proses read/write harddisk sehingga beban kerjanya akan lebih berat sehingga harddisk akan cepat rusak.

10. Bersihkan motherboard & periferal lain dari debu secara berkalaSetidaknya enam bulan sekali hal ini harus dilakukan. Buka casingnya terlebih dahulu kemudian bersihkan motherboard dan periferal lain (RAM, Video Card, Modem, Sound Card, CDR/CDRW/DVRW, TV Tuner) dengan sikat halus. Pada saat komputer tidak digunakan tutuplah komputer (monitor, CPU, keyboard/mouse) dengan cover sehingga debu tidak mudah masuk ke dalam komputer.

11. Pasang kabel ground. Apabila casing nyetrum, ambil kabel dengan panjang seperlunya, ujung satu dihubungkan dengan badan CPU (pada casing) sedangkan ujung yg lain ditanam dalam tanah. Hal ini akan dapat menetralkan arus listrik yg “nyasar” sehingga dapat membuat komponen elektronik lebih awet.(diambil dari berbagai sumber).

=====================================================================

Sumber: http://santaijaya.wordpress.com/2008/07/24/tips-perawatan-komputer/

15 August 2008

Tips Hemat Listrik

Posted in listrik tagged , at 2:49 pm by masche

Tips Hemat Listrik

.article_label_col { width: 11em; } .article_content_col { width: 23em; }

Apakah Anda pernah mengedengar, jika terlalu sering membuka-tutup kulkas, alat pendingini akan cepat rusak? Jika ya, ada baiknya Anda simak sejumlah pertanyaan yang biasa diajukan yang berhubungan dengan listrik, beserta jawabannya berikut ini!

• (?) Apakah 40 Watt lampu bohlam/ pijar sama terangnya dengan 8 Watt lampu LHE (lampu hemat energi)?

(+)1 Watt lampu bohlam/ pijar = -/+ 10 Lumen*
(40 Watt lampu bohlam/ pijar = 400 Lumen)
1 Watt Lampu Hemat Energi = -/+ 50 Lumen*
(8 Watt LHE = 400 Lumen)
*)Lumen adalah satuan kuat penerangan untuk lampu.

TIPS HEMAT PENERANGAN
1. Matikan lampu bila ruangan tak digunakan
2. Gunakan lampu hemat energi (LHE), dan kurangi penggunaan lampu bohlam/ pijar.
3. Buka semua gorden atau tirai di siang hari untuk mendapatkan penerangan alami.
4. Bersihkan lampu dari debu, karena debu bis amengurangi tingkat penerangan.

• (?) Seberapa sering Anda menggunakan fungsi timer pada Air Conditioner (AC)?

(+) Menggunakan fungsi timer secara benar dapat mengurangi penggunaan AC yang tak sesuai dengan kebutuhan.

TIPS MENGGUNAKAN AC
1. Matikan AC bila ruangan tak digunakan untuk waktu yang lama.
2. Tutup pintu dan jendela ketika AC sedang menyala.
3. Atur suhu AC sesuai kebutuhan, misalnya sekitar 23-25 derajat Celsius. Semakin dingin suku, semakin besar konsumsi listriknya.
4. Gunakan kaca film pada jendela ruangan agar tidak terlalu panas.
5. Gunakan timer untuk mengatur pemakaian AC agar sesuai kebutuhan.
6. Bersihkan AC secara berkala.

• (?) Jika terlalu sering membuka-tutup pintu kulkas, akan cepat merusak kulkas?

(+) Terlalu sering membuka pintu kulkas akan menyebabkan kinerja kompresor meningkat sehingga konsumsi listrik akan meningkat pula.

TIPS MENGGUNAKAN KULKAS
1. Tutup rapat pintu kulkas, buka jika perlu.
2. Jangan masukkan makanan dan minuman yang masih panas ke dalam kulkas.
3. Tempatkan kulkas jauh dari sumber panas.

• (?) Apakah mengeringkan baju cucian dengan mesin cuci adalah pemborosan?

(+) Fasilitas pengeringan pada mesin cuci akan mengonsumsi listrik lebih besar daripada fungsi pencuciannya. Jadi, gunakan fungsi pengeringan sewajarnya saja, atau manfaatkan sinar matahari jika cuaca sedang terik.

TIPS MENGGUNAKAN MESIN CUCI & POMPA AIR

A. MESIN CUCI
1. Gunakan mesin cuci ketika jumlah cucian sudah banyak.
2. Hindari sering menggunakan fasilitas pengering di mesin cuci, gunakan panas matahari untuk mengeringkan baju secara alami.

B. POMPA AIR
1. Gunakan pompa air untuk mengisi tempat penampungan (tandon) dulu, bukan langsung mengalirkannya ke dalam bak mandi, mesin cuci, dan lainnya.
2. Gunakan pelampung air otomatis sehingga aliran listrik akan terputus dan pompa berhenti bekerja secara otomatis bila air bak sudah penuh.

• (?) Benarkah screensaver pada monitor komputer bisa men-save listrik?

(+) Penggunaan screensaver pada monitor ketika computer tak aktif digunakan sebenarnya tak banyak mengurangi konsumsi listrik. Lebih baik, matikan computer jika tak digunakan.

TIPS MENGGUNAKAN KOMPUTER
1. Sebaiknya, matikan layar monitor daripada memposisikannya pada status standby mode, bila sedang istirahat.
2. Hindari penggunaan screensaver akan mengubah setting layar monitor untuk selalu aktif.
3. Gunakan resolusi display dan brightness di level rendah.
4. Sebaiknya, gunakan wallpaper monitor warna hitam.
5. Atur power setting agar monitor bisa mengeset power off secara otomatis.
6. Matikan komputer (CPU) bila tidak digunakan untuk jangka waktu lama.

• (?) Apakah memperbesar volume speaker = memperbesar biaya listrik?

(+) Memperbesar volume speaker TV atau radio, secara tak langsung akan memperbesar konsumsi listrik dan biaya listrik di rumah.

TIPS MENGGUNAKAN PERALATAN AUDIO/ VIDEO
1. Atur volume sesuai kebutuhan.
2. Sebaiknya, matikan alat jika tak digunakan, dan hindari penggunaan standby mode.
3. Jika tersedia, gunakan fungsi timer sebaik-baiknya untuk mengatur pemakaian alat.
4. Bila perlu, gunakan stop kontak dengan sakelar on/ off agar lebih mudah mematikan peralatan listrik.

Kunci penghematan listrik, hanya bisa diawali dari diri sendiri. Jadi, marilah berhemat listrik di rumah sendiri, mulai dari sekarang!

Intan Y. Septiani
Sumber: Save Energy! – PT Energy Management Indonesia (Persero)

Hemat pemakaian listrik komputer anda!

Posted in listrik, Per-komputer-an tagged , , , at 2:32 pm by masche

Tips Menghemat Listrik dalam Penggunaan Komputer:

  1. Penggunaan screensaver saver pada monito saat komputer tidak aktif digunakan, sebenarnya tidak banyak mengurangi konsumsi listrik. Lebih baik jika monitor dimatikan.
  2. Sebaiknya matikan layar monitor daripada memposisikan ‘Standby mode’ apabila sedang istirahat.
  3. Hindari penggunaan screensaver, karena akan merubah setting layar monitor untuk selalu aktif.
  4. Pergunakan resolusi display dan brightness yang rendah.
  5. Sebaiknya pergunakan wallpaper dengan warna hitam
  6. Mengatur ‘power setting’ agar monitor dapat menset power ‘off’ secara otomatis
  7. Matikan komputer (CPU) bila tidak digunakan dalam jangka waktu lama.

Tips Menghemat Listrik dalam Penggunaan Speaker:

  1. Memperbesar volume speaker TV, radio secara tidak langsung akan memperbesar konsumsi listrik dan akan memperbesar biaya listrik Anda.
  2. Atur volume sesuai kebutuhan
  3. Sebaiknya matikan alat jika tidak digunakan, hindari penggunaan ‘standby mode’
  4. Jika tersedia, pergunakan fungsi timer sebaik-baiknya untuk mengatur pemakaian peralatan
  5. Bila perlu, gunakan stop kontak dengan saklar on/off, agar lebih mudah mematikan peralatan listrik.

Konsumsi Daya Monitor LCD

Posted in Per-komputer-an tagged , , , at 10:04 am by masche

Mengutip tulisan dari http://priyadi.net/archives/2006/01/05/konsumsi-daya-monitor-crt-dan-lcd/

====================================================================

5 January 2006

Konsumsi Daya Monitor CRT dan LCD

Posted under:

at 16:56

Dengan menggunakan clamp amperemeter, saya mengetahui bahwa monitor CRT Samsung SyncMaster 900NF saya memakai arus listrik sebanyak 0,52A, sedangkan monitor LCD Samsung SyncMaster 171V hanya 0,16A.

Dengan tegangan 220V, maka monitor CRT saya mengkonsumsi daya sebesar 0,52A * 220V = 114W. Sedangkan monitor LCD saya mengkonsumsi 0.16A * 220V = 35W.

Anggap kedua monitor tersebut dinyalakan 8 jam/hari dalam 20 hari/bulan. Maka monitor CRT mengkonsumsi energi sebesar 114W * 8 * 20 jam = 18,24 kWh. Sedangkan monitor LCD mengkonsumsi energi sebesar 35W * 8 * 20 jam = 5,6 kWh.

Dengan harga penggunaan energi listrik menurut TDL perumahan kategori 2 sebesar Rp 560/kWh, maka monitor CRT membutuhkan biaya Rp 18,24 * 560 = Rp 10.214/bulan dan monitor LCD membutuhkan biaya Rp 5,6 * 560 = Rp 3.136. Artinya, mengganti monitor dari CRT ke LCD milik saya hanya menghemat biaya Rp 10.214 – Rp 3.136 = Rp 7.078/bulan.

Kesimpulannya? Monitor LCD memang jauh lebih irit, tetapi bagi pengguna rumahan, penghematan energi monitor LCD dibandingkan monitor CRT tidak terasa terlalu signifikan. Kecuali mungkin jika utilisasi listrik anda mendekati batas yang diizinkan, menggunakan monitor LCD bisa menghindari keharusan untuk melakukan upgrade layanan listrik ke tingkat yang lebih mahal. Berbeda dengan pengguna perusahaan yang menggunakan monitor dalam jumlah banyak, mengganti monitor CRT ke LCD mungkin bisa menjadi penghematan yang cukup signifikan.

Atau mungkin perhitungan saya salah? ;)

====================================================================

Tulisan yang menurut saya bisa dijadikan referensi untuk pindah ke LCD Monitor.

BAGAIMANA MENURUT ANDA?

Next page